Showing posts sorted by relevance for query pidato-mendikbud-pada-peringatan-hut. Sort by date Show all posts
Showing posts sorted by relevance for query pidato-mendikbud-pada-peringatan-hut. Sort by date Show all posts

Friday, April 12, 2019

Terbaik Pidato / Sambutan Mendikbud Pada Peringatan Hut Kemerdekaan Ri Ke- 70 Tahun 2015

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Dalam rangka memperingati HUT RI ke-70 Kemerdekaan RI yang akan diperingati pada hari Senin, tanggal 17 Agustus 2015 Instruksi Menteri No. 59507/A/TU/2015 yang ditujukan kepada seluruh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota dan Provinsi.

Berdasarkan surat Edaran tersebut diinstruksikan bahwasannya dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-70, Mendikbud menginstruksikan kepada seluruh kepala sekolah pada semua jenjang pendidikan untuk membacakan sambutan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (terlampir) pada dikala upacara bendera pada hari Senin tanggal 17 Agustus 2015.

Berikut Pidato Sambutan Mendikbud pada Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-70 :

Saat ini kita semua sedang berkumpul, merayakan 70 tahun kemerdekaan bangsa kita tercinta. Dimanapun kita berada, Sang Merah Putih berkibar dengan gagah. Angin tanah tercinta ini membelai kain bendera dan mengibargagahkan Sang Merah Putih kita.

Baru saja kita final menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, mengiringi pengibaran bendera. Sebuah lagu kebangsaan yang syairnya berotot, mencerminkan gelora kerakyatan dan iramanya membangkitkan semangat luhur bangsa merdeka.

Para akseptor upacara semua, mari kita lihat dengan seksama Sang Merah Putih yang sudah berada di puncak tiang bendera itu. Mari kita camkan. Hari ini, kita hanya perlu beberapa menit saja untuk menciptakan Sang Merah Putih hingga di puncak dan berkibar dengan anggun.

Mari kita sadari bahwa berbeda dengan kita hari ini, diharapkan waktu puluhan tahun bagi para Perintis Kemerdekaan untuk menciptakan Sang Merah Putih hingga di puncak. Waktu panjang yang sesak dera perjuangan. Mereka hibahkan waktu, pikiran, tenaga, bahkan nyawa supaya Sang Merah Putih sanggup hingga di puncak dan berkibar di tanah tumpah darah kita.

Bendera itu berkibar bukan alasannya pemberian, kibaran Sang Merah Putih yakni cerminan perjuangan, ia menandai kristal cemerlang dari keringat jutaan insan merdeka di Nusantara ini. Sebuah tanda bahwa Ibu Pertiwi telah melahirkan generasi Perintis Kemerdekaan yang menciptakan kita semua kini sanggup hidup di alam merdeka.

Republik merdeka ini diperjuangkan oleh semua komponen, walau gagasan-gagasan utamanya dibuat dan didorong oleh kaum terdidik, selapis masyarakat yang di masa itu berkesempatan meraih pendidikan. Lebih jauh lagi, kemerdekaan digagas dan diperjuangkan bukan hanya untuk menggulung kolonialisme, tetapi juga untuk menggelar kesejahteraan, menggelar keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Generasi itu telah berhasil secara gemilang menggulung kolonialisme, kini giliran kita untuk meneruskan kerja sejarah bangsa ini. Bapak Presiden Joko Widodo telah menegaskan bahwa peringatan 70 tahun kemerdekaan ini yakni sebuah pengingat dan penanda bagi kita semua untuk makin kerja keras. Pada Pidato Kenegaraan dalam rangka memperingati 70 tahun kemerdekaan Republik Indonesia, Bapak Presiden Joko Widodo mengingatkan kita semua, seluruh komponen bangsa, supaya kerja untuk rakyat, kerja untuk negara dan kerja untuk bangsa. Kita sendirilah yang bertanggung jawab untuk meraih semua tujuan mulia kemerdekaan itu.

Apalagi bagi kita yang berada di dunia pendidikan. Tanggung jawab kita semua yang berada di dunia pendidikan yakni merampungkan usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Keterdidikan yakni kunci penting untuk merebut kemerdekaan, dan keterdidikan juga jadi kunci penting untuk meraih kemajuan bangsa dan untuk menciptakan bangsa kita lebih dari sekadar sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Tingkatkan mutu pendidikan kita. Mendidiklah dengan hati dan sepenuh hati, dengan keluhuran kebijaksanaan pekerti, dan dengan kedalaman serta keluasan pengetahuan supaya sanggup menginspirasi, supaya sanggup jadi teladan.

Para pelajar yang aku cintai,

Bung Karno, Bung Hatta, dan para Perintis Kemerdekaan itu yakni bawah umur muda terdidik. Mereka memakai keterdidikannya untuk mendorong kemajuan bangsa. Kalian bawah umur muda juga, kalian terdidik juga dan kalian juga punya kesempatan yang sama untuk menorehkan sejarah di Republik ini. Belajarlah dengan keras, tuntas dan sepenuh hati.

Di antara kalian nantinya akan menjadi guru, sastrawan, budayawan, wartawan, pengusaha, dosen, musisi, dokter, insinyur, hakim, politisi, gubernur, menteri, bahkan presiden atau peran-peran lain yang mungkin hari ini belum terbayangkan dan bahkan belum ada. Semuanya itu dimulai dari kerja keras di hari-hari ini, dari dingklik kelas ini, dan dari kerja tuntas di sekolah ini.

Harap kalian tengok usaha gemilang menuju kemerdekaan 1945 dan perjalanan Republik selama 70 tahun ini. Kalian ambil hikmah dari sejarah, kemudian kiprah kalian berikutnya yakni menciptakan sejarah. Kalian yakni pemilik masa depan, jangan menunggu tapi tempalah kepribadianmu, kembangkan prestasimu, jalin persahabatan dengan teman-temanmu, hormatilah orang tuamu dan gurumu, jadikan mereka suluh hidupmu.

Hari ini kalian merayakan 70 tahun Indonesia merdeka, harap dicamkan baik-baik bahwa dikala Indonesia merayakan 100 tahun kemerdekaan maka kalianlah yang akan memimpin dan mengelola perjalanan bangsa ini. Bergegaslah, bersiaplah dari sekarang. Bawalah Indonesia kita inike puncak-puncak kecemerlangan baru.

Selamat belajar, selamat berkarya, selamat bekerja keras dan salam hormat untuk semua. Dirgahayu Republik Indonesia ... !!

Untuk download Pidato Mendikbud pada HUT 70 Kemerdekaan RI selengkapnya sanggup diunduh pada links berikut. Demikian gosip perihal Sambutan / Pidato Mendikbud pada HUT Kemerdekaan RI ke-70 Tahun 2015. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Edukasi...!

Thursday, January 31, 2019

Terbaik Pidato Mendikbud Pada Peringatan Hut Kemerdekaan Ri Ke-71 Tahun 2016

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Pada tahun 2016 ini, 71 (tujuh puluh satu tahun) sudah negara Indonesia kita ini merdeka. Upacara bendera dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia diharapkan bukan hanya menjadi rutinitas semata, namun lebih dari itu.

Dalam pelaksanaan upacara bendera, selain kita mengenang jasa para hero yang telah gugur dalam masa-masa penjajah dalam merebut kemerdekaan negara tercinta ini juga dengan mengikuti upacara dan aneka macam kegiatan dalam memperingati HUT RI ini diharapkan sanggup menumbuh kembangkan rasa cinta pada tanah air nasionalisme dalam mengisi kemerdekaan bangsa ini sesuai dengan bidang profesi dan potensinya masing-masing.

Sehubungan dengan upacara peringatan HUT RI ke-71 Tahun 2016 ini, berikut saya share Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pada Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016, selengkapnya sebagai berikut:

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Selamat Pagi, dan Salam sejahtera bagi kita semua.

Alhamdulillah, marilah kita senantiasa bersyukur kehadirat Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa, alasannya pada hari ini kita diberi karunia sehat wal’afiat dan sanggup merayakan 71 tahun kemerdekaan Negara kita tercinta, Republik Indonesia, di mana pun kita berada.

Tepat 71 tahun yang lalu, lagu kebangsaan menggetarkan pengibaran bendera pusaka di langit biru Ibu Pertiwi, sebagai penanda lahirnya Negara Republik Indonesia. Negara kepulauan dengan jumlah penduduk terbesar ke-4 di dunia, yang terbentang di sepanjang khatulistiwa dengan keragaman etnis budaya, bahasa, tanaman dan fauna yang tersebar di 17 ribu pulau, yang dipersatukan oleh kesadaran mewujudkan impian bersama.

Satu dari empat impian mulia yang ingin diwujudkan Indonesia yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Karena itulah UUD Republik Indonesia Tahun 1945 mengamanatkan, setiap warga negara berhak mendapat pendidikan.

Para penerima upacara yang saya hormati,

Upaya mencerdaskan kehidupan bangsa telah kita lakukan secara bersama-sama tanpa mengenal lelah dan tidak akan pernah berhenti. Pada ketika memproklamasikan kemerdekaan 95% penduduknya buta huruf, ketika ini bangsa Indonesia telah berhasil membalik keadaan menjadi 96% melek huruf. Tidak banyak negara yang bisa mengatasi buta karakter secepat Indonesia.

Saat ini kiprah mendesak dunia pendidikan memastikan setiap anak Indonesia mempunyai keterampilan yang dibutuhkan untuk menang di era 21. Untuk itu, ada tiga hal yang mendesak yang harus dilakukan sesuai amanat Nawacita.

Pertama, membekali belum dewasa Indonesia dengan pendidikan karakter biar bisa mengikuti keadaan pada lingkungan global yang dinamis dan beragam. Pendidikan karakter bukan hanya kiprah sekolah, namun juga masyarakat dan keluarga. Mari kita jadikan sekolah sebagai rumah kedua dan sebagai taman mencar ilmu yang menyenangkan. Mari kita tumbuhkan kebiasaan baik pada setiap anak Indonesia. Mari kita tumbuhkan lingkungan dan budaya mencar ilmu yang serasi antara sekolah, masyarakat dan keluarga.

Pendidikan berawal dari keluarga dan orangtua yaitu guru sekaligus sebagai panutan bagi anak alasannya sebagian besar waktu anak dihabiskan bersama keluarga. Di lingkungan keluarga nilai-nilai kasih sayang harus ditumbuhsuburkan, sementara di sekolah perlu dibangun dan dikembangkan karakter sosial anak. Karena itu sinergi yang serasi antara orang renta dengan sekolah yaitu kunci suksesnya pendidikan anak.

Kedua, memastikan bahwa setiap anak Indonesia, tanpa ada diskriminasi, mendapat layanan pendidikan yang bermutu secara merata di seluruh wilayah Indonesia. Kesenjangan layanan pendidikan harus diperkecil. Untuk itu kami mengajak sekolah, pemerintah kawasan dan masyarakat untuk memastikan bahwa semua anak dan siswa dari keluarga kurang bisa mendapat Kartu Indonesia Pintar (KIP) biar sanggup melanjutkan pendidikannya paling sedikit 12 tahun.

Negara juga sedang memperluas ketersediaan layanan pendidikan di daerah-daerah tertinggal, terluar, dan terdepan dengan membangun sekolah garis depan. Saat ini negara melaksanakan rehabilitasi sekolah yang rusak berat, serta memenuhi sarana/prasarana untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Ketiga, memastikan bahwa lulusan sekolah mempunyai keterampilan yang diharapkan untuk memasuki dunia kerja serta bisa memenangkan persaingan regional dan global. Karena itu, Nawacita mengamanatkan pentingnya pengembangan pendidikan vokasi yang bermutu dan relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Saat ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang merevitalisasi pendidikan vokasi dengan melibatkan kiprah serta pemerintah kawasan dan industri.

Para siswa yang saya cintai,

Tahun 2045 kita akan memperingati 100 tahun kemerdekaan. Kami percaya bahwa di bahu kalian lah bisa kami titipkan kiprah membawa Indonesia ke puncak kejayaannya. Teruslah belajar, teruslah mengejar cita-cita. Kalianlah Generasi Emas 2045 itu.

Dirgahayu Republik Indonesia
Jayalah dunia pendidikan dan kebudayaan
Jayalah negeriku, jayalah Indonesia

Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Jakarta, 17 Agutus 2016

Prof. Dr. Muhadjir Effendy, M.A.P.

Download selengkapnya Pidato Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Pada Upacara Bendera Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan  Republik Indonesia di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2016 silahkan klik di sini. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Edukasi...!

Sumber file : http://www.kemdikbud.go.id/main/files/download/f45288dec9527d1

Monday, February 11, 2019

Terbaik Logo Resmi Hut Ri Ke-71 Tahun 2016 – Indonesia Kerja Nyata

Sahabat Edukasi yang berbahagia...

Saat ini Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia melalui situs resminya www.setneg.go.id pada tanggal 25 Mei 2016 telah memberikan surat edaran Nomor : B-1651 / Kemensetneg / Ses / TU.00.04 / 05 / 2016 perihal Penyampaian Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016 yang ditujukan kepada Yth. : Para Pimpinan Lembaga Negara, Para Menteri Kabinet Kerja , Gubernur Bank Indonesia, Jaksa Agung, Panglima Tentara Nasional Indonesia, Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Para Pimpinan Lembaga Pemerintah Non Kementerian, Para Perwakilan RI di Luar Negeri, Para Gubernur Provinsi di Seluruh Indonesia, dan Para Bupati dan Walikota di Seluruh Indonesia

Dalam surat tersebut disampaikan bahwasannya dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016, disampaikan Logo Peringatan Hari Ulang Tahun Ke-71 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2016 yang sanggup diunduh melalui Website Kementerian Sekretariat Negara (www.setneg.go.id) dan dimohon untuk sanggup memperbanyak dan menyosialisasikan Logo tersebut di lingkungan kerja masing-masing serta menyebarluaskan kepada masyarakat.

Update terbaru (16 Agustus 2016) : Pidato Mendikbud RI Pada Upacara Bendera Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-71 Tahun 2016

Download surat Surat Penyampaian Logo HUT 71 RI 2016 silahkan klik di sini, dan untuk mengunduh logo HUT RI Ke-71 Tahun 2016 silahkan klik di sini dan di link berikut. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Merdeka...!!!

Sumber : www.setneg.go.id